Seluruh bagian kosong

Lama tak melakukan, kupikir aku membaik.
Ternyata rasa sepinya menjadi menutupi seluruh bagian.
Tak ada satu bagian yang memiliki ruang keraamaian.
Tak ada yang aku pikirkan, tak ada yg aku tuju dan tak ada yang aku kendalikan.
Segalanya mengalir seperti air yang memang tak terbendung lagi.
Yang membuat ku bergerak diluar kendali, sehingga banyak yang menyadari.
Ribuan pertanyaan akhirnya memenuhi.
Sebab baikku berlebihan, sedihku kelewatan, amarahku keterlaluan.
Tak ada hal benar yang aku lakukan dengan benar, dan tak ada hal salah yang aku lakukan dengan benar.
Hati ku terasa kosong, jiwaku terasa sepi.
Yang aku tau selama ini bahwa bertahanku sudah melewati batas, dan aku benar-benar kelelahan.
Meskipun kematian itu pasti datangnya, namun tetap saja yang aku tunggu hanyalah batas akhir kehidupan, yang seharusnya segera menghampiri.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer