Pesan yang tiada akhir

Bertemu dan bisa mengenalmu ialah keberuntungan indah yang harus ku bubuhkan dalam tulisan, sebab aku mau ini abadi selain ada dalam memori.

Tepat waktu itu kamu masih sama tingginya denganku, dan waktu itu juga senyum manis mu menemani ku menyebrangi jalan yang mungkin hanya 12 langkah kaki kita.

Semenjak kejadian itu, kamu terus menghubungi ku.

Setelah bertahun-tahun lamanya kamu mencoba menunggu respon dariku, yang ternyata kamu merasa bersalah pada saat itu.

Entah apa yang membebani mu, yang pasti hati mu terlalu misteri terhadapku hingga kini...

Aku selalu ingin tahu, apa tujuan dari semua hal yang sudah kamu lakukan terhadapku.

Namun hingga 11 tahun lama nya aku tidak pernah bisa menduga isi hatimu...

Seandainya hidup bisa terulang kembali, akupun tetap ingin bertemu bahkan hingga ribuan kali denganmu, meski jalannya tetap sama.

Maaf, sebab perasaan ini seperti menuntut balasan.

Maaf, mungkin beberapa hal telah mengecewakan.

Maaf, aku mencintaimu.

Selama ini, aku tahu banyak sekali perbedaan diantara kita...akupun mengupayakan untuk melupakan.

Namun semakin hari, aku semakin menyedihkan yang terus menunggu tanpa kejelasan.

Aku membuang air mata tiap malam, yang bahkan aku tidak tahu kenapa aku selalu menangisi mu.

Maaf, aku menjadi sedalam ini padamu.

Maaf, akan kucoba lagi son...

Komentar

Postingan Populer